Syarat dan Ketentuan Umum Perjanjian Pinjaman Tanpa Agunan

1. Pengantar dan Definisi

1.1 Sebagaimana digunakan dalam Perjanjian ini, istilah-istilah berikut memiliki makna masing-masing yang ditetapkan di bawah ini:

"Perjanjian"berarti perjanjian pinjaman yang dibuat dan ditandatangani oleh Bank dan Debitur yaitu SKK dan SKU, beserta perubahannya dan dokumen lainnya yang ditetapkan sebagai bagian tak terpisahkan dari Perjanjian ini.

"Bank"berartiPT Bank Amar Indonesia, yang menerima permohonan pinjaman melaluihttps://tunaiku.amarbank.co.id, dalam kapasitasnya dapat bertindak melalui kantor cabangnya di wilayah Republik Indonesia;

"Rekening Bank"berarti rekening bank yang ditunjuk oleh Bank dari waktu ke waktu untuk pencairan dana dan penerimaan pembayaran terkait Pinjaman.

"Hari Kerja"berarti hari apa pun, selain Sabtu atau Minggu, atau pada saat bank buka untuk bisnis umum di Jakarta, Indonesia.

"Informasi Rahasia"berarti informasi apa pun mengenai syarat dan ketentuan Perjanjian, serta informasi apa pun yang saling dipertukarkan di antara para pihak dan penasihatnya masing-masing sehubungan dengan negosiasi Perjanjian ini atau menurut Perjanjian ini. Informasi Rahasia tidak meliputi informasi, yang dapat atau akan dapat diakses secara publik (selain karena penggunaan atau publikasi yang tidak sah), atau informasi apa pun yang diberikan ke salah satu pihak oleh pihak ketiga yang diberikan wewenang untuk memberikan informasi tersebut.

"Debitur"berarti pihak yang dinyatakan dalam Data Nasabah dan telah menandatangani formulir aplikasi dan Perjanjian.

"Rekening Debitur"berarti rekening bank yang terdaftar dengan nama Debitur di bank yang dikelola oleh Bank atau cabang dari Bank dan/atau, sebagaimana yang disetujui oleh Bank, oleh bank lain di dalam negeri, yang berkedudukan di wilayah Republik Indonesia untuk penerimaan, pengelolaan, dan setiap pembayaran sesuai dengan syarat dan ketentuan Perjanjian.

"Tanggal Penarikan"berarti tanggal pembayaran di mana Pinjaman diberikan dengan mendebitkan jumlah pinjaman dari Rekening Bank ke Rekening Debitur.

"Wanprestasi"memiliki arti yang ditetapkan di pasal 8.4 Perjanjian ini.

"Utang"berarti kewajiban Debitur (baik yang timbul sebagai uang pokok, bunga yang dikenakan, biaya dan ongkos terkait Pinjaman, serta bunga denda maupun denda kontraktual, tergantung kondisi) untuk pembayaran dan pengembalian uang yang dipinjam, baik saat ini maupun pada masa mendatang, pasti atau tidak pasti.

"Suku Bunga"berarti suku bunga per tahun sebagaimana ditentukan di SKK.

"Pinjaman"berarti pinjaman yang disediakan oleh Bank untuk Debitur sesuai dengan ketentuan Perjanjian ini.

"Angsuran Pinjaman"berarti angsuran setiap bulan untuk Pinjaman yang ditetapkan dalam Perjanjian.

"Undang-Undang atau UU"berarti kode untuk ketentuan hukum, yang meliputi peraturan perundang-undangan yang berlaku, putusan, perintah, keputusan, perjanjian, dan/atau perintah pengadilan, majelis, otoritas pemerintah dari yurisdiksi atau sub-div'si politik daripadanya.

"Tanggal Jatuh Tempo"berarti tanggal yang ditetapkan di SKK kecuali apabila hari tersebut jatuh pada bukan Hari Kerja, maka dalam hal ini Tanggal Jatuh Tempo adalah Hari Kerja berikutnya (atau jika Hari Kerja berikutnya tersebut jatuh pada bulan berikutnya, maka Tanggal Jatuh Tempo adalah Hari Kerja sebelumnya), atau tanggal lain di mana pembayaran terakhir pokok Pinjaman jatuh tempo dan harus dibayar sebagaimana ditetapkan dalam Perjanjian ini dan berdasarkan Perjanjian ini.

"Para Pihak"berarti Bank dan Debitur dan penerusnya masing-masing.

"Orang"berarti kemitraan yang merupakan seorang individu dan memiliki status yang sah sebagai seorang warga negara.

"Jadwal Pembayaran Angsuran"berarti informasi tentang ongkos dan/atau biaya yang berlaku berkaitan dengan Pinjaman yang dikenakan oleh Bank.

"Syarat dan Ketentuan Khusus"atau"SKK"berarti syarat dan ketentuan khusus sebagaimana dimaksud dalam dan terlampir pada Perjanjian ini.

1.2 Berikut adalah Syarat dan Ketentuan Umum("SKU")sebagaimana dimaksud dalam dan terlampir pada Perjanjian antara Bank, PT Bank Amar Indonesia, dengan alamat kantor resmi diOffice Park Thamrin Residences Blok RA. 07-08 Jl. Thamrin Boulevard (d/h. Kebon Kacang Raya), Jakarta Pusat 10220, dengan Debitur, individu, yang mengajukan Pinjaman (sebagaimana ditentukan berdasarkan Perjanjian ini) dan telah disetujui oleh Bank, sehingga menjadikan SKK Perjanjian sebagai acuan yang tidak terpisahkan dari ketentuan ini, kecuali jika ditetapkan lain. Dalam hal ketidaksesuaian antara ketentuan Perjanjian di SKK dan SKU, maka ketentuan yang akan berlaku adalah ketentuan SKK dari Perjanjian. Istilah-istilah yang digunakan dalam Perjanjian ini memiliki makna yang sama dengan yang digunakan di SKU (dan sebaliknya), kecuali dinyatakan lain. SKU mengatur hak dan tugas bersama antara Bank dengan Debitur, yang timbul dari dan sehubungan dengan Perjanjian yang dibuat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

1.3 Debitur dengan ini menegaskan bahwa:

  • Debitur sebagaimana mestinya telah memahami dan membaca Perjanjian, SKK, SKU, dan Jadwal Pembayaran Angsuran yang terlampir atau disebutkan dalam Perjanjian ini.
  • Bank telah memberinya informasi Pra-kontrak mengenai Pinjaman sesuai dengan peraturan perundang - undangan yang berlaku.
  • Debitur telah menganggap bahwa semua informasi yang diberikan Bank cukup dan jelas, dan isi dari informasi tersebut sebagaimana mestinya telah dijelaskan kepada Debitur. Dan
  • Debitur tidak mengetahui keadaan atau kondisi apa pun yang dapat mencegahnya memenuhi kewajiban kontraknya berdasarkan Perjanjian ini.

1.4 Kecuali jika dipersyaratkan lain, dalam Perjanjian ini

  • Setiap acuan pada perjanjian apapun, instrumen, atau dokumen lain (apa pun namanya) adalah pada perjanjian, instrumen, dan dokumen lain tersebut yang dapat diubah, ditambahkan, atau diperpanjang dari waktu ke waktu, baik sebelum maupun setelah tanggal Perjanjian.
  • Setiap acuan di dalam Perjanjian ini pada Orang mana pun ditafsirkan termasuk penerus dan wakil Orang tersebut, namun tidak dianggap meliputi anak perusahaan Orang tersebut kecuali jika acuan yang jelas dibuat pada anak perusahaan tersebut.
  • Kata"dalam perjanjian ini," "daripadanya"dan"berdasarkan perjanjian ini,"dan kata dengan maksud serupa, akan ditafsirkan mengacu pada Perjanjian ini secara keseluruhan dan tidak pada ketentuan khusus daripadanya.
  • Semua acuan dalam Perjanjian ini pada pasal dan Lampiran akan ditafsirkan mengacu pada pasal dan Lampiran dari Perjanjian ini.
  • Kecuali jika secara tegas dinyatakan lain dalam perjanian ini, kata"aset"dan"kekayaan"akan ditafsirkan memiliki makna dan pengaruh yang sama dan mengacu pada setiap dan semua aset dan kekayaan berwujud dan tak berwujud, termasuk uang tunai, surat berharga, rekening, dan hak kontrak, dan
  • Istilah"atau"tidak bersifat eksklusif.

1.5 Judul pasal hanya untuk kemudahan acuan.

1.6 Jika konteks mensyaratkan, kata ganti apa pun akan termasuk pria, wanita, dan netral, dan kata-kata yang bermakna tunggal akan termasuk jamak dan sebaliknya. Kata-kata"mencakup," "meliputi", dan"termasuk"akan dianggap diikuti dengan frasa"tanpa batasan.".

1.7 Semua istilah akuntansi dan perhitungan keuangan harus mematuhi standar akuntansi yang diterima secara umum di negara domisili Debitur pada tanggal penetapan kecuali dinyatakan lain dan akan dihitung dengan cara yang dapat diterima oleh Bank atas pertimbangannya sendiri.